PENENTUAN ZONA ALTERASI DAN MINERALISASI MENGGUNAKAN METODE PEMETAAN DAN GEOFISIKA (RESISTIVITY-INDUCED POLARIZATION) DI DAERAH X KALIMANTAN TENGAH

Detail Cantuman

Text

PENENTUAN ZONA ALTERASI DAN MINERALISASI MENGGUNAKAN METODE PEMETAAN DAN GEOFISIKA (RESISTIVITY-INDUCED POLARIZATION) DI DAERAH X KALIMANTAN TENGAH

XML

Eksplorasi sumber daya mineral, khususnya emas, memegang peran penting dalam mendukung pembangunan ekonomi Indonesia. Kalimantan Tengah merupakan salah satu wilayah dengan potensi signifikan mineralisasi emas epitermal yang
berkaitan dengan aktivitas vulkanik dan hidrotermal. Untuk memahami distribusi dan karakteristik zona alterasi dan mineralisasi secara optimal, diperlukan integrasi antara data geologi permukaan dan data geofisika (Resistivity–Induced Polarization). Data geologi memberikan informasi mengenai litologi, struktur, dan zona alterasi, sementara data geofisika digunakan untuk mengidentifikasi zona
alterasi dan mineralisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik alterasi berdasarkan data geologi permukaan, mengidentifikasi anomali Resistivitydan Chargeability yang merepresentasikan zona alterasi dan mineralisasi, serta
mengintegrasikan dan menginterpretasikan data tersebut dalam penentuan zona prospek. Lokasi penelitian berada di Kabupaten Murung Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, dalam area Kontrak Karya PT Indo Muro Kencana. Metode yang digunakan meliputi pemetaan alterasi dan pengukuran geofisika menggunakan
metode Resistivity–Induced Polarization pada lintasan 03 hingga 06. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alterasi silisikasi mendominasi bagian Barat hingga tengah area penelitian, sedangkan alterasi argilik berkembang di bagian Timur,
Selatan dan Utara. Nilai Resistivity tinggi (633–2500 Ωm) berupa alterasi silisikasi, sedangkan nilai rendah (20–356 Ωm) menunjukkan alterasi argilik. Validasi bor DR-010 menunjukkan zona mineralisasi diklasifikasikan menjadi empat yaitu lemah, sedang, kuat dan sangat kuat, dengan konsentrasi utama di arah Barat Daya lintasan 03 hingga 05. Zona ini diinterpretasikan sebagai pusat sistem mineralisasi.


Detail Information

Item Type
Tugas Akhir
Penulis
Xaferius Evan - Personal Name
Student ID
22131028
Dosen Pembimbing
Fiati Nurmaya - - Dosen Pembimbing 1
Sulistiyono - - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Sabtanto Joko Suprapto - - Penguji 1
Asep M. I. Shiddiq - - Penguji 2
Kode Prodi PDDIKTI
34301
Edisi
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung : Bandung.,
Edisi
Subyek
No Panggil
REF 551 XAF p
Copyright
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail