<br />
<b>Notice</b>:  Undefined index: item_type_code in <b>/home/u1486119/public_html/repository.pepbandung.ac.id/lib/detail.inc.php</b> on line <b>462</b><br />
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="308">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ANALISIS KESTABILAN LERENG HIGHWALL DESAIN LIFE OF MINE (LOM) PIT 302 DENGAN METODE  MORGENSTERN-PRICE DAN KRITERIA KERUNTUHAN  GENERALIZED HOEK-BROWN PT PAMAPERSADA  NUSANTARA JOBSITE BAYA KALIMANTAN TIMUR]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>AKBAR TRI WIDODO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Asep M. I. Shiddiq</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Adang Saputra</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Priatna</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Wahyu Dwi Nurcahyo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Bandung]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Tugas Akhir]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[0]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[-]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Area penelitian difokuskan di area lereng highwall karena ditemukannya indikasi ketidakstabilan berupa rontokan litologi sandstone pada lereng final Life of Mine (LoM) yang diduga dipicu kombinasi parameter geoteknik yang belum akurat dan rembesan air (seepage) pada floor seam 34. Maka dari itu perlu dilakukannya analisis kestabilan lereng untuk menghitung nilai Faktor Keamanan (FK) berdasarkan KEPMEN ESDM No.1827 K/30/MEM/2018 dengan jenis lereng overall slope dan Faktor Keamanan (FK) statis. Penelitian ini dilakukan di PT 
Pamapersada Nusantara Jobsite Baya yang berlokasi di Desa Bhuana Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. PT Pamapersada Nusantara merupakan kontraktor perusahaan pertambangan yang menggunakan sistem tambang terbuka. Metode yang 
digunakan untuk analisis kestabilan lereng merupakan Metode Kesetimbangan Batas Morgenstern-Price dengan kriteria keruntuhan Generalized Hoek-Brown. 
        Analisis dilakukan terhadap 5 penampang (section) yang terdiri dari sectionA-A’, B-B’, C-C’, D-D’ dan E-E’ dengan model lereng yang dianalisis adalah lereng highwall yang memiliki litologi penyusun lereng berupa sandstone, claystone, coal dan siltstone. Kondisi muka air tanah pada penelitian ini ditetapkan 
pada elevasi ¾ tinggi lereng yang mengacu kepada ketentuan dari pihak perusahaan. Analisis Faktor Keamanan (FK) dilakukan terhadap dua model penampang yaitu penampang model awal yang menggunakan data awal dari perusahaan dan model penampang aktual dari hasil surface mapping.
           Nilai GSI diperoleh berdasarkan hasil perhitungan pada area lereng highwall serta masing-masing litologi yang terdapat pada setiap lapisan interburden (IB). Pada IB seam 36 tersusun atas material claystone nilai GSI 67 dengan klasifikasi kondisi massa batuan “baik”. Pada IB seam 38 terdiri atas batulempung (claystone), nilai GSI 60 dan termasuk dalam klasifikasi “baik”. Pada IB seam 40, terdapat beberapa jenis litologi, antara lain batulempung (claystone) dengan nilai GSI 64 dan diklasifikasikan sebagai “baik”, serta batupasir (sandstone) dengan nilai GSI sebesar 48 yang tergolong dalam klasifikasi “sedang”. Sementara itu, pada IB seam 41 yang didominasi oleh batulanau (siltstone), nilai GSI yang diperoleh adalah 58 dengan klasifikasi “baik”. Untuk material batubara (coal), nilai GSI 40 dan masuk dalam kategori “sedang”. Berdasarkan hasil perhitungan nilai Faktor 
Keamanan (FK) didapatkan hasil analisis pada penampang model awal memiliki nilai Faktor Keamanan (FK) aman atau stabil karena FK ≥ 1.3. Namun pada model desain aktual terdapat beberapa area yang memiliki nilai Faktor Keamanan (FK) tidak aman yaitu pada penampang (section) A-A’ dan C-C’ yang memiliki nilai.
Faktor Keamanan (FK) < 1.3. Rekomendasi yang diberikan berupa penyesuaian geometri lereng pada bagian bench sehingga didapatkan nilai Faktor Keamanan (FK) untuk penampan 9section) A-A ' adalah 1.365 dan untuk menampang (section) C-C ' adalah 1.306.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[geological strength index]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[teknologi geologi]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[551]]></classification><ministry><![CDATA[34301]]></ministry><studentID><![CDATA[22131001]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250620]]></identifier><departementID><![CDATA[]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Perpustakaan Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung (PEPB) Repositori PEPB]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[REF 551 AKB a]]></shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[308]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-12-16 10:02:20]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-03-09 08:48:34]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>