Text
KARAKTERISASI MINERAL PEMBAWA TEMBAGA MENGGUNAKAN METODE SEM DAN XRD DI PT. X, SUMBAWA TIMUR, NUSA TENGGARA BARAT
XMLDalam tahapan eksplorasi, diperlukannya analisis laboratorium sebagai kepastian atas kesesuaian hasil eksplorasi lapangan. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan yaitu analisis SEM (Scanning Electron Microscope) menggunakan software AMICS dan analisis XRD (X-Ray Diffraction) menggunakan software Topas. Selain itu analisis lainnya yang digunakan sebagai data sekunder yaitu analisis AAS, analisis ICP-OES, dan analisis LECO. Dalam penelitian ini, sampel yang dianalisis terdiri atas 2 sampel analisis XRD (12_HG dan 13_HG), dan 14 sampel analisis SEM dengan 2 ID (12 dan 13) dan ukuran butir yang berbeda HG, +212 μm, -212 +180 μm, -180 +106 μm, -106 +53 μm, -53 +38 μm, dan -38 μm. Mineral pembawa tembaga yaitu mineral kalkopirit dan kovelit, serta mineral pengotor pada sampel yaitu mineral kuarsa, pirit, alunit, mineral lempung (kaolinit dan pirofilit), hematit, ortoklas, albit, klorit, muskovit, rutil. diaspor, goethite, dan kromit. Kadar tembaga tertinggi berada pada sampel dengan ukuran -38 (ID 12 : 1,71% dan ID 13 : 3,06%). Mineral kalkopirit maupun mineral kovelit dominan locking dengan mineral kuarsa, alunit, dan pirit. Derajat liberasi mineral kalkopirit tertinggi (well liberated) pada sampel ukuran -38 μm dan -106 +53 μm, serta derajat liberasi mineral kovelit tertinggi (well liberated) pada sampel ukuran -53+38 μm dan -106 +53 μm.
Kata Kunci : Karakterisasi Mineral, Mineral Locking, Derajat Liberasi Mineral
Detail Information
| Item Type |
Tugas Akhir
|
|---|---|
| Penulis |
Nabilah Zaidah - Personal Name
|
| Student ID |
21131023
|
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI |
34301
|
| Edisi |
Published
|
| Departement | |
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung : Bandung., 2024 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
549 NAB k
|
| Copyright | |
| Doi |







