ANALISIS BESARAN ENERGI KALOR DARI PENCAMPURAN SPENT BLEACHING EARTH DAN BAN BEKAS TERHADAP PENGGUNAAN BATUBARA PADA PEMBAKARAN KILN UNTUK PROSES PRODUKSI SEMEN DI PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA TBK

Detail Cantuman

Text

ANALISIS BESARAN ENERGI KALOR DARI PENCAMPURAN SPENT BLEACHING EARTH DAN BAN BEKAS TERHADAP PENGGUNAAN BATUBARA PADA PEMBAKARAN KILN UNTUK PROSES PRODUKSI SEMEN DI PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA TBK

XML

Indonesia merupakan negara pemasok batubara terbesar di dunia. Pada tahun 2019 Indonesia menjadi negara dengan produksi batubara terbesar ke 4 di dunia. Namun belakangan ini ekspor batubara ke luar negeri meningkat tajam, harga batubara yang semakin tinggi disebabkan krisis energi di Eropa menyebabkan beberapa perusahaan dalam negeri yang menggunakan batubara sebagai bahan bakar utama dalam prosesnya mengalami krisis bahan bakar dalam menunjang produksi mereka. Peningkatan harga batubara membuat PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk mulai memberlakukan penggunaan bahan bakar alternatif (alternative fuel) seperti Spent Bleaching Earth (SBE) dan ban bekas. Penggunaan bahan bakar alternatif tersebut mengakibatkan perbedaan nilai kalor yang dihasilkan dari proses pembakaran di kiln. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menghitung besaran energi kalor yang dihasilkan oleh batubara dan bahan bakar alternatif, menghitung rasio penggunaan campuran bahan bakar alternatif dengan batubara untuk mencapai suhu pembakaran yang stabil serta menghitung pengurangan batubara yang terjadi setelah penggunaan bahan bakar alternatif. Rumusan masalah yang dapat ditarik dari pendahuluan di atas adalah berapa besar kalor panas dari batubara dan energi alternatif dari SBE dan ban bekas, berapa komposisi pencampuran antara energi alternatif dengan batubara yang dapat menghasilkan energi yang dibutuhkan, serta berapa besar hasil pengurangan batubara dari penggunaan bahan bakar alternatif. Pada penelitian ini dilakukan perbandingan antar rasio pencampuran batubara dengan bahan bakar alternatif dengan variasi (%) : 25:75, 50:50, 60:40, 70:30, 75:25, 80:20, 85:15, dan 90:10 dan penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode direct co-firing dimana pembakaran dari campuran batubara dan bahan bakar alternatif dilakukan secara bersamaan. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa jumlah kalor yang dihasilkan oleh batubara sebesar 5.896,33 kcal/kg, Spent Bleaching Earth (SBE) sebesar 2.240,67 kcal/kg dan ban bekas menghasilkan kalor sebesar 9.214,00 kcal/kg. Rasio pencampuran antara bahan bakar alternatif dan batubara yang dapat mencapai suhu pembakaran yang mendekati standar operasional adalah batubara 80% + SBE 20% dengan Specific Heat Consumption (SHC) sebesar 754,57 kcal/kg dan batubara dengan ban bekas dengan rasio sebesar 60% batubara + 40% ban bekas dengan SHC sebesar 761,97 kcal/kg. Jumlah pengurangan batubara yang dihasilkan setelah pencampuran batubara dengan SBE adalah sebesar 20%, sedangkan jumlah pengurangan batubara yang dihasilkan setelah pencampuran batubara dengan ban bekas menghasilkan pengurangan sebesar 40%. Penggunaan bahan bakar alternatif menghasilkan penghematan batubara yang cukup efisien dalam proses pengolahan semen. Namun penggunaan bahan bakar alternatif khususnya pada penggunaan ban bekas memerlukan pengawasan serta perhitungan yang lebih akurat dalam penggunaannya di lapangan, hal tersebut dikarenakan ban bekas memiliki kandungan kalor yang sangat tinggi dari pada kandungan kalor batubara.


Detail Information

Item Type
Tugas Akhir
Penulis
Muhammad Resa Darmawan - Personal Name
Student ID
20133024
Dosen Pembimbing
Tedi Yunanto - - Dosen Pembimbing 1
Imelda Hutabarat - - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Infantri Putra - - Penguji 1
Cipta Panghegar - - Penguji 2
Kode Prodi PDDIKTI
27401
Edisi
Published
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung : Bandung.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
669.028 MUH a
Copyright
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail