<br />
<b>Notice</b>:  Undefined index: item_type_code in <b>/home/u1486119/public_html/repository.pepbandung.ac.id/lib/detail.inc.php</b> on line <b>462</b><br />
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="267">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ANALISIS KEBUTUHAN ENERGI BERDASARKAN SUHU KALSIN PADA PROSES PELEBURAN NIKEL DI SMELTER G PT INDONESIA WEDA BAY INDUSTRIAL PARK (PT IWIP)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Muhamad Rizki Kaisar</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Tedi Yunanto</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Bouman Tiroi Situmorang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Infantri Putra</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Imelda Hutabarat</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Bandung]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Tugas Akhir]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[0]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pengolahan nikel laterit dengan cara pirometalurgi dapat menghasilkan produk NPI (Nickel Pig Iron), Nickel Matte dan Ferronikel. Pengolahan nikel laterit di PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT IWIP) yaitu menggunakan teknologi RKEF (Rotary Kiln Electric Furnace). Proses pengolahan nikel diawali dengan pengeringan awal, kalsinasi dan peleburan. Kalsin yang dihasilkan dari proses kalsinasi memiliki suhu 750°c-900°c. Rendah dan tingginya suhu kalsin dipengaruhi oleh pencampuran dan pembakaran yang terjadi pada saat proses kalsinasi. Perubahan suhu kalsin dapat mempengaruhi energi listrik yang dibutuhkan. Semakin tinggi suhu kalsin dapat mengurangi energi listrik yang dibutuhkan pada proses peleburan dengan metode Electric Furnace. Suhu kalisn diatur pada 700°c sampai dengan 750°c di PT IWIP. Ketika suhu tidak mencukupi maka reaksi reduksi tidak optimal karena energi yang diperlukan tidak mencukupi. Energi yang di tetapkan berkisar 27.000 kWh sampai dengan 50.000 Kwh/jam. Maka dari itu perlu juga dikaji terkait parameter kemungkinan apabila dilakukan perubahan operasi untuk menurunkan energi peleburan. Penelitian dilakukan dengan cara pengolahan data dengan dua variabel mengenai suhu kalsin terhadap konsumsi energi pada proses peleburan, yang bertujuan untuk mengetahui hubungan suhu kalsin dan kebutuhan energi berdasarkan kadar nikel serta melihat kemungkinan parameter perubahan operasi untuk menurunkan konsumsi energi. Adapun batasan masalah dalam penelitian ini yaitu penelitian ini dilakukan pada PT Indonesia Weda Bay Industrial Park area smelter G hanya untuk mengetahui proses pengolahan bijih saprolit menjadi Nikel Pig Iron (NPI) yang berfokus pada menganalisis dan menentukan hubungan antara suhu kalsin terhadap energi yang digunakan pada proses peleburan Electric Furnace berdasarkan kadar bijih nikel yang sama tanpa memperhatikan pengaruh dari kadar nikel tersebut dan dari perubahan suhu kalsin serta cara alur produksi tidak dapat dirubah. Proses penelitian hanya berpaku pada data operasional tertulis yang ada di lapangan. Data diambil dari data operasional pada Smelter G jalur 28 Ferronickel Plant dari bulan November 2022 sampai dengan Januari 2023. Pengolahan data ini diawali dengan pengelompokan variabel kadar nikel (1,57%, 1,59%, 1,63%, 1,69%, 1,8%, dan 1,85%), suhu kalsin dan konsumsi energi pada electric furnace sehingga dibuat dalam suatu grafik scatter untuk mengetahui hubungan dari variabel tersebut. Berdasarkan data dan garafik tersebut memiliki hubungan antara suhu kalsin terhadap energi peleburan ketika suhu kalsin rendah diangka 680°c, mengkonsumsi energi listrik yang lebih tinggi melebihi 50.000 kWh pada proses peleburan. Sedangkan dengan suhu kalsin diatas 680°c sampai dengan 750°c konsumsi energi pada proses peleburan menurun dibawah 50.000 kWh. Berdasarkan penurunan konsumsi energi tersebut maka dengan meningkatkan suhu kalsin dapat menurunkan konsumsi energi pada proses peleburan. Berdasarkan peningkatan suhu kalsin tersbut maka parameter kemungkinan dapat terjadinya peningkatan pada suhu kalsin tersebut harus diperhatikan seiring jika akan dilakukan perubahan operasinal. Parameter-parameter yang harus diperhatikan antara lain penambahan batubara pada mixing plant, pembakaran bada area burner kiln dan control cooling area rotary kiln. Untuk melanjutkan penelitian yang lebih dalam dapat dilakukan penelitian lebih lanjut yaitu dengan analisa penyebab terjadinya perubahan pada suhu kalsin, pengaruh kadar nikel terhadap perubahan konsumsi energi peleburan serta analisa keekonomian apabila perubahan energi dilakukan.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[teknologi metalurgi]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[669.028]]></classification><ministry><![CDATA[27401]]></ministry><studentID><![CDATA[20133022]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230706]]></identifier><departementID><![CDATA[]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Perpustakaan Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung (PEPB) Repositori PEPB]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[669.028 MUH a]]></shelfLocator>
</location>
<slims:image><![CDATA[20133022_-_Cover_page-0001.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[267]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-02-19 11:25:44]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-02-19 11:25:44]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>