Text
ANALISIS DAYA SERAP KARBON AKTIF HASIL REGENERASI METODE SOAKING MENGGUNAKAN ASAM KLORIDA DAN ASAM NITRAT DI PT INDO MURO KENCANA
XMLPT Indo Muro Kencana (IMK) merupakan perusahaan pertambangan emas dan perak. Pada PT IMK sistem pengolahan emas dan perak menggunakan metode sianidasi dan carbon in leach untuk metode recovery nya. Karbon aktif digunakan sebagai media penyerapan emas dan perak dari larutan, karbon aktif yang digunakan di PT IMK merupakan karbon aktif yang terbuat dari arang tempurung kelapa. Proses regenerasi dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan daya serap karbon. Proses soaking merupakan proses regenerasi yang memiliki hasil daya serap karbon lebih baik daripada pemanasan menggunakan kiln. Proses soaking dilakukan menggunakan asam klorida sebagai reagen. Penggunaan asam klorida dalam proses soaking memiliki kelemahan yaitu tidak mampu melakukan reaksi redoks. Maka dari itu pada penelitian ini dilakukan uji coba proses soaking menggunakan reagen asam nitrat yang mana memiliki kemampuan untuk melakukan reaksi redoks dikarenakan adanya unsur oksigen dalam senyawanya. Proses soaking dilakukan pada skala laboratorium, lalu hasil dari proses soaking akan dilakukan uji kemampuan daya serap karbon antara karbon aktif hasil regenerasi menggunakan asam klorida dan asam nitrat. Penelitian berlokasi di PT Indo Muro Kencana Kabupaten Murung Raya Provinsi Kalimantan Tengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan daya serap karbon aktif hasil regenerasi menggunakan asam klorida dan asam nitrat, mengetahui pengaruh konsentrasi asam terhadap daya serap karbon, mengetahui perilaku adsorbat terhadap adsorben dengan melakukan pemodelan dalam isoterm Freundlich dan Langmuir untuk mengetahui perilaku adsorpsi antara adsorbat dan adsorben serta mengetahui nilai kesetimbangan daya serap karbon, melakukan pemodelan untuk mengetahui pengaruh waktu terhadap daya serap menggunakan model kinetika orde satu dan orde dua. Penelitian diawali dengan pengambilan sampel baren karbon yang merupakan karbon bekas proses elution yang belum mengalami proses regenerasi, setelah itu dilakukan preparasi sampel yang diantaranya mencakup pencucian karbon, pengeringan karbon dan partikel size karbon. Setelah proses selesai dilakukan proses soaking yang akan dilakukan pada skala laboratorium. Karbon aktif yang digunakan dalam sekali proses soaking 242,5 gr, lalu direndam menggunakan larutan asam. Pengujian dilakukan menggunakan variasi konsentrasi 0,1 M, 0,5 M, dan 1 M, proses perendaman dilakukan selama 8 jam. Pengujian kemampuan daya serap karbon aktif dilakukan menggunakan metode carbon activity test menggunakan alat agitator dan KAg(CN)2 - sebagai larutan yang akan digunakan sebagai larutan logam yang akan diserap oleh karbon aktif. Pengujian untuk mengetahui pengaruh konsentrasi asam terhadap daya serap karbon aktif menggunakan 3 gram karbon aktif untuk satu liter larutan Ag dengan konsentrasi 15 ppm, pengujian dilakukan selama 3 jam, sampling dilakukan pada waktu 30, 60, 120, 180 menit. Pengujian perilaku adsorpsi antara adsorbat terhadap adsorben dilakukan dengan memvariasikan konsentrasi larutan yaitu 15, 20, 25, 30, 35, 40, 50, 55 ppm. Pada pengujian kinetika daya serap karbon aktif dilakukan menggunakan satu variasi konsentrasi larutan yaitu 20 ppm. Dari pengujian yang dilakukan, maka diketahui konsentrasi asam proses regenerasi karbon aktif terhadap daya serap, dimana semakin tinggi konsentrasi asam kemampuan daya serap karbon semakin naik, kemampuan daya serap tertinggi pada konsentrasi 1 M dengan kemampuan daya serap 87,04% (HCl) dan 90,33% (HNO3). Karbon aktif hasil regenerasi menggunakan HNO3 memiliki kemampuan daya serap lebih baik dari HCl, pada konsentrasi 1 M memiliki kemampuan daya serap 3,29% lebih tinggi dari HCl. Pemodelan isoterm Freundlich dan Langmuir baik HCl dan HNO3 mengikuti persamaan Freundlich berdasarkan nilai determinasi R2 lebih tinggi yaitu HCl 0,8439 dan HNO3 0,8507. Pada pengujian pemodelan kinetika daya serap karbon aktif menggunakan orde satu dan orde dua, baik HCl dan HNO3 mengikuti model kinetika orde dua dengan nilai determinasi R2, HCl 0,9006 dan HNO3 0,9184.
Detail Information
| Item Type |
Tugas Akhir
|
|---|---|
| Penulis |
Dyan Ramdhani - Personal Name
|
| Student ID |
20133008
|
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI |
27401
|
| Edisi |
Published
|
| Departement | |
| Kontributor | |
| Bahasa |
English
|
| Penerbit | Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung : Bandung., 2023 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
669.028 DYA a
|
| Copyright | |
| Doi |







