Text
PENGARUH GEOMETRI PELEDAKAN TERHADAP FRAGMENTASI BATUAN HASIL PELEDAKAN DAN DIGGING TIME ALAT GALI MUAT EXCAVATOR CATERPILLAR 6015B DI PIT A PT BUMI SUKSESINDO KABUPATEN BANYUWANGI JAWA TIMUR
XMLSalah satu kegiatan penambangan adalah pembongkaran batuan, adapun pembongkaran batuan yang dilakukan di PT Bumi Suksesindo (BSI) menggunakan metode peledakan. Permasalahan yang sering ditemukan pada proses peledakan adalah belum optimalnya geometri yang diterapkan sehingga menghasilkan fragmentasi batuan hasil peledakan yang berukuran lebih besar dari yang direncanakan atau powder factor yang terlalu besar. Oleh karena itu, perlunya dilakukan pengkajian ulang terhadap geometri peledakan yang sudah diterapkan oleh perusahaan untuk mendapatkan geometri peledakan yang optimal sehingga menghasilkan powder factor yang optimal serta ukuran fragmentasi batuan yang sesuai ketentuan perusahaan dan dapat mempercepat proses digging time oleh excavator. Penelitian ini mengambil data geometri peledakan, foto fragmentasi hasil peledakan meggunakan kamera handphone dan menghitung digging time alat gali-muat excavator CAT 6015B menggunakan stopwatch. Data yang sudah dikumpulkan dari lapangan diolah secara teori menggunakan rumus Kuz-Ram, analisa foto fragmentasi dengan bantuan software WipFrag, dan data digging time diolah dengan software Microsoft excel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persentase fragmentasi batuan dengan ukuran lebih besar dari 50 cm masih di bawah 5% berdasarkan data boulder aktual, analisis WipFrag, dan prediksi Kuz-Ram. Berdasarkan nilai koefisien korelasi dari geometri peledakan dan ukuran rata-rata fragmentasi faktor geometri peledakan yang paling mempengaruhi ukuran fragmentasi adalah spacing dan burden dengan nilai korelasi adalah 0,728 dan 0,667. Berdasarkan nilai koefisien korelasi digging time dan ukuran rata-rata fragmentasi, diketahui nilai korelasi tersebut adalah 0,663 yang artinya kedua variabel tersebut memiliki hubungan yang kuat dan dari hasil t tabel didapatkan nilai t tabel 1,701 sementara t hitung didapat 4,682 dan lebih besar dari t tabel. Dari hasil uji t tersebut, dapat dikatakan bahwa ukuran rata-rata fragmentasi berpengaruh terhadap digging time. Dari usulan geometri peledakan untuk mendapatkan fragmentasi, powder factor, dan digging time yang optimal dapat menggunakan geometri rumusan dari ICI-Explosive.
Kata Kunci: digging time, fragmentasi batuan, geometri peledakan,
Detail Information
| Item Type |
Tugas Akhir
|
|---|---|
| Penulis |
Zalfa Dwi Fakhrezy - Personal Name
|
| Student ID |
20132029
|
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI |
31301
|
| Edisi |
Published
|
| Departement | |
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung : Bandung., 2023 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
622.2 ZAL p
|
| Copyright | |
| Doi |







