ANALISIS FLYROCK UNTUK MENGURANGI RADIUS AMAN ALAT PADA AKTIVITAS PELEDAKAN OVERBURDEN DI PIT E BANKO TENGAH PT BUKIT ASAM Tbk TANJUNG ENIM SUMATERA SELATAN

Detail Cantuman

Text

ANALISIS FLYROCK UNTUK MENGURANGI RADIUS AMAN ALAT PADA AKTIVITAS PELEDAKAN OVERBURDEN DI PIT E BANKO TENGAH PT BUKIT ASAM Tbk TANJUNG ENIM SUMATERA SELATAN

XML

PT Bukit Asam Tbk merupakan perusahaan pertambangan batubara milik BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang berlokasi di Provinsi Sumatera Selatan, Kabupaten Muara Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Desa Tanjung Enim. Sistem penambangan yang diterapkan oleh PT Bukit Asam Tbk adalah sistem tambang terbuka dengan metode Open Pit Mining. PT Bukit Asam melakukan kegiatan pengupasan tanah penutup (overburden) dengan sarana pengeboran dan peledakan. Standar radius aman yang selama ini diterapkan PT Bukit Asam Tbk adalah 300 m untuk alat dan 500 m untuk manusia, aktivitas peledakan mempunyai dampak sangat besar terhadap kegiatan produksi di area sekitarnya di mana semua kegiatan produksi dalam radius tidak aman harus berhenti dan di evakuasi. Beberapa dampak yang ditimbulkan dari evakuasi unit pada jarak aman peledakan antara lain waktu produksi yang terbuang, lifetime undercarriage berkurang, dan konsumsi bahan bakar bertambah. Oleh karena itu, jika pada kondisi saat ini akan dilakukan penurunan radius aman alat, maka diperlukan analisis terhadap flyrock dari kegiatan peledakan tersebut apakah radius aman tersebut dapat dikurangi atau tetap seperti keadaan saat ini. Penelitian dilakukan dengan mengukur jarak lemparan maksimum flyrock secara aktual di lapangan dan menghitung lemparan maksimum flyrock secara teoritis. Pengamatan dilakukan sebanyak 25 kali dan didapatkan jarak lemparan maksimal batuan aktual adalah 14,28 m. Dengan melakukan perhitungan jarak lemparan flyrock maksimum dengan teori Richard dan Moore (face burst dan cratering), Ebrahim Ghasemi, lalu menghitung kesalahan relatifnya antara hasil perhitungan teori tersebut dengan hasil pengukuran aktual di lapangan, didapatkan hasil dari perhitungan prediksi jarak lemparan flyrock dengan menggunakan teori Ebrahim Ghasemi yaitu 8,2 m untuk hasil dari teori Richard dan Moore mekanisme face burst yaitu 14,5 muntuk mekanisme cratering yaitu 15,8 m.
Kata kunci: flyrock, peledakan, radius aman


Detail Information

Item Type
Tugas Akhir
Penulis
Kiagus Atiya Alghifari - Personal Name
Student ID
20132016
Dosen Pembimbing
Suparno - - Dosen Pembimbing 1
Yudi Rahayudin - - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Rochsyid Anggara - - Penguji 1
Dian Eka Aryanti - - Penguji 2
Kode Prodi PDDIKTI
31301
Edisi
Published
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung : Bandung.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
622 KIA a
Copyright
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail