<br />
<b>Notice</b>:  Undefined index: item_type_code in <b>/home/u1486119/public_html/repository.pepbandung.ac.id/lib/detail.inc.php</b> on line <b>462</b><br />
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="207">
<titleInfo>
<title><![CDATA[KAJIAN TEKNIS LEMPARAN FLYROCK PADA OPERASI PELEDAKAN OVERBURDEN DI PT BERAU COAL SITE BINUNGAN BLOK 7,  KALIMANTAN TIMUR]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Helmi Elisa Sihaloho</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Suparno</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Rochsyid Anggara</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Asep Rohman</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Mesias Citra Dewi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Bandung]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Tugas Akhir]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[0]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>PT Berau Coal merupakan perusahaan pertambangan dengan komoditi batubara yang didirikan pada 7 September 2005. PT Berau Coal memiliki 4 (empat) area penambangan yaitu Lati, Binungan, Sambarata, dan Gurimbang. Pembongkaran tanah penutup (overburden) merupakan suatu kegiatan yang dilakukan sebagai upaya pengambilan cadangan batubara. Pembongkaran overburden menggunakan metode pengeboran dan peledakan untuk pemberaian lapisan overburden, supaya mempermudah proses pengangkutan oleh alat gali muat. Salah satu efek yang timbul terhadap lingkungan adalah adanya flyrock atau batu terbang. Flyrock adalah batuan pecahan hasil peledakan yang terlempar ke sekitar area peledakan. Flyrock dapat membahayakan manusia atau unit yang berada dekat dengan area peledakan. Flyrock perlu dianalisis guna dapat memprediksi jarak lemparannya dan melakukan penanggulangan atas lemparan tersebut. Penelitian dilakukan dengan tujuan mengurangi radius jarak aman bagi alat. Penelitian dilakukan dengan mengukur jarak lemparan aktual menggunakan bantuan software tracker. Hasil tracker digunakan sebagai data lemparan flyrock aktual. Data yang diolah di software tracker merupakan rekaman video peledakan dengan menggunakan drone. Dari 30 data yang diambil didapatkan nilai jarak lemparan terjauh 62,90 m. Metode yang digunakan untuk menganalisis perkiraan lemparan flyrock secara teoritis adalah metode analisis dimensi oleh Ebrahim Ghasemi (2012) dan teori Teori Richard dan Moore (2005). Dari hasil perhitungan prediksi jarak lemparan flyrock dengan menggunakan teori Ebrahim Ghasemi yaitu 54,64 m dan hasil dari teori Richard dan Moore mekanisme face burst yaitu 68,25 m dan mekanisme cratering yaitu 62,76 m. Hasil standar deviasi yang didapat dengan menggunakan teori Ebrahim Ghasemi yaitu 6,73, untuk hasil dari teori Richard dan Moore mekanisme face burst yaitu 5,38 untuk mekanisme cratering yaitu 6,25. Hasil persen eror yang didapat dengan menggunakan teori Ebrahim Ghasemi yaitu 12,03%, untuk hasil dari teori Richard dan Moore mekanisme face burst yaitu 10,76% dan mekanisme cratering yaitu 10,97%. Adapun faktor- faktor yang paling mempengaruhi lemparan maksimum flyrock aktual yaitu burden awal dengan nilai 63,25% dan tinggi stemming dengan nilai 41,62%. 
Kata Kunci : Ebrahim Ghasemi (2012), Flyrock, Peledakan, Radius jarak aman, Richard dan Moore (2005)</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[teknologi pertambangan]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[31301]]></ministry><studentID><![CDATA[21132020]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240628]]></identifier><departementID><![CDATA[]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Perpustakaan Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung (PEPB) Repositori PEPB]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[622 HEL k]]></shelfLocator>
</location>
<slims:image><![CDATA[Helmi_Elisa_Sihaloho_21132020_COVER_page-0001.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[207]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-12-31 21:13:07]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-12-31 21:13:07]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>