Text
KLASIFIKASI TINGKAT PERSEN EKSTRAKSI EMAS DAN PERAK PADA PROSES PELINDIAN METODE LEACH TEST TERHADAP TIPE ORE FRESH, TRANSITION DAN CLAY DI PT INDO MURO KENCANA
XMLPenelitian berlokasi di PT Indo Muro Kencana kabupaten Murung Raya Provinsi Kalimantan Tengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan ukuran bijih optimal terhadap persen ekstraksi emas dan perak dari ketiga tipe ore, mendapatkan waktu pelindian optimal terhadap persen ekstraksi emas dan perak dari ketiga tipe ore, menganalisis tingkat persen ekstraksi emas dan perak dari ketiga tipe ore dan mendapatkan tipe ore dengan tingkat persen ekstraksi emas dan perak yang paling optimal. Penelitian diawali dengan melakukan pengambilan sampel fresh, transition dan clay pada ROM Pad. Setelah mendapatkan ketiga sampel yang diperlukan, dilanjutkan dengan preparasi sampel yang diantaranya mencangkup pengeringan sampel menggunakan oven dengan skala laboratorium untuk ketiga sampel, crushing mengunakan crusher skala laboratorium, dan homegenisasi menggunakan mesin molen. Setelah proses preparasi selesai, dilanjutkan dengan proses pulverized yang bertujuan untuk mengecilkan dan menghaluskan ukuran dari tiap sampel ore menggunakan alat mill berskala laboratoirum. Setelah itu dilanjutkan ke proses untuk menentukan P80 untuk -75 μm (mikron) dan -53 μm dari tiap sampel menggunakan alat sieve shaker. Setelah mendapatkan sampel -75 dan -53 μm, dilakukan proses leaching. Proses leaching menggunakan agitator sebagai alat untuk membantu pengadukan slurry yang ada di dalam tabung akrilik sebagai wadah untuk proses leaching. Pengujian persen ekstraksi emas dan perak dilakukan dengan memvariasikan waktu untuk tiap pegambilan sampel yang akan diekstrak untuk diuji kadar emas dan peraknya, yaitu dengan waktu jam ke-2, jam ke-4, jam ke-8, jam ke-24, dan jam ke-48 dihitung dari awal saat uji leach test dimulai. Sampel slurry diekstrak menggunakan pompa vakum dan corong buncher untuk memisahkan antara slurry dan larutan kaya emas dan perak. Larutan kaya emas dan perak tersebut diambil sebanyak 50 ml dari tiap waktu yang sudah divariasikan. Proses leaching dilakukan selama 48 jam, setelah semua sampel selesai di leaching dan larutan sampel kaya emas dan perak dari tiap sampel ore diperoleh, maka seluruh sampel tersebut dibawa ke laboratorium assay untuk dicek terkait kadar emas dan perak dari tiap sampel ore fresh, transition dan clay baik untuk ukuran -75 dan -53 μm. Berdasarkan ketiga tipe ore yang telah dilindi, bijih yang memiliki nilai persen ekstraksi Au dan Ag tertinggi terdapat pada ore dengan tipe fresh ukuran -53 μm dan transition ukuran -53 μm. Berdasarkan variasi waktu pelindian mulai dari waktu ke-2, 4, 8, 24 dan 48 jam, yang paling optimal untuk proses pelindian adalah pada waktu ke-48 jam. Ore tipe fresh dan transition tergolong memiliki tingkat persen ekstraksi yang tinggi sebesar 98,3% dan 95,9% untuk Au serta 94,3% dan 87,7% untuk Ag. Sedangkan bijih clay tingkat persen ekstraksinya tergolong tinggi untuk Au (93,1%), namun tergolong rendah untuk Ag (67,2%). Tipe bijih yang memiliki nilai persen ekstraksi emas dan perak yang paling optimal adalah pada tipe ore fresh tipe ukuran -53 μm dengan nilai Au 98,3% dan 94,3% untuk Ag Sedangkan tipe ore yang memiliki tingkat persen ekstraksi Au dan Ag terendah yaitu ore dengan tipe clay -53 μm sebesar 93,1% dan Ag 67,2%. Dari penelitian ini, ada beberapa hal yang masih harus dilakukan yaitu melakukan pelindian diatas 48 jam untuk mengetahui titik konstan dari perolehan nilai kadar emas dan perak serta optimasi parameter seperti pH, konsentrasi sianida dan lainnya terhadap bijih clay guna meningkatkan kadar persen ekstraksi.
Detail Information
| Item Type |
Tugas Akhir
|
|---|---|
| Penulis |
I Made Dwi Suputra Mahayana - Personal Name
|
| Student ID |
19133013
|
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI |
27401
|
| Edisi |
Published
|
| Departement | |
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung : Bandung., 2022 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
669.028 MAD k
|
| Copyright | |
| Doi |







