Text
EVALUASI FAKTOR KESERASIAN KERJA (MATCH FACTOR) ALAT GALI MUAT EXCAVATOR XCMG XE215C DENGAN DUMP TRUCK FUSO FE SHD K DI PT KARYA SAKTI PURNAMA JOBSITE PT BUKIT NAGA MAS CIANJUR, JAWA BARAT
XMLPT Karya Sakti Purnama (PT KSP) merupakan perusahaan kontraktor di bidang pertambangan. Lokasi penambangan PT KSP saat ini berada di PT Bukit Naga Mas, Cianjur Jawa Barat. Kegiatan penambangan di PT Karya Sakti Purnama jobsite PT Bukit Naga Mas menggunakan peralatan mekanis berupa kombinasi antara satu unit alat gali muat excavator XCMG XE215C dan dua unit alat angkut dump truck Fuso FE SHD K. Kedua jenis alat tersebut digunakan pada kegiatan mine production, dengan bahan galian yang diambil merupakan bahan galian pasir. Pencapaian target produksi pasir setiap bulannya sebesar 9000 BCM masih belum tercapai. Penyebab belum tercapainya target produksi, diperkuat dengan masih tingginya waktu delay wait on excavator dalam berlangsungnya kegiatan penambangan pasir. Sehingga alat gali muat belum bekerja secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu siklus alat gali muat dan alat angkut, menganalisis nilai faktor keserasian kerja (MF), mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan nilai MF tidak mendekati satu, dan penentuan skema jumlah alat gali muat dan alat angkut guna tercapainya keserasian kerja (match factor) mendekati satu. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dimana data yang digunakan pada penelitian ini berdasarkan dari hasil pengamatan dilapangan, pengolahan data dan dilakukan analisis. Berdasarkan hasil pengamatan dilapangan, rata-rata waktu edar alat gali muat sebesar 0,40 menit dan waktu edar alat angkut sebesar 7,7 menit. Hasil produksi perbulan alat angkut sebesar 7534 BCM dan diperoleh nilai match factor sebesar 0,62. Nilai match factor <1 adalah masih adanya waktu tunggu excavator karena menunggu dump truck datang. Upaya perbaikan nilai MF dilakukan dengan menghindari faktor-faktor yang menyababkan waktu edar alat angkut menjadi besar dan melakukan penambahan jumlah alat angkut. Berdasarkan hasil perhitungan upaya perbaikan nilai match factor terbagi menjadi tiga skema. Skema pertama mendapatkan nilai match factor 0,73 dengan perolehan produksi dalam satu bulan sebesar 8.853,8 BCM. Skema kedua mendapatkan nilai match factor 0,94 dengan perolehan produksi dalam satu bulan sebesar 11301,2 BCM. Sedangkan skema tiga mendapatkan nilai match factor 1,09 dengan perolehan produksi perbulan sebesar 13.280,7 BCM. Dengan mengurangi faktor-faktor yang membuat nilai waktu edar alat angkut menjadi berkurangan dan penambahan satu unit alat angkut membuktikan bahwa dapat meningkatkan nilai match factor dan meningkatkan produksi.
Kata Kunci: Match Factor, Pasir, Perbaikan, Produksi, Waktu Edar
Detail Information
| Item Type |
Tugas Akhir
|
|---|---|
| Penulis |
Jamaludin Kori - Personal Name
|
| Student ID |
19132010
|
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI |
31301
|
| Edisi |
Published
|
| Departement | |
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung : Bandung., 2022 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
622.2 JAM e
|
| Copyright | |
| Doi |







